Tampilkan postingan dengan label Phonetics and Phonology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Phonetics and Phonology. Tampilkan semua postingan

The Sound Systems between English and Arabic; A comparative study

Senin, April 02, 2012

Studi ini mencoba untuk menjawab tiga pertanyaan dasar yang, apa sistem suara bahasa Inggris? Apa sistem suara Arab? Dan bagaimana sistem suara Arab berbeda dari sound system bahasa Inggris? Semua pertanyaan ini mengacu pada satu tujuan dasar yang adalah untuk mengakomodasi satu bahasa kepada mereka yang belajar bahasa Inggris atau bahasa Arab sebagai bahasa kedua dengan pengucapan yang benar dari suara.

Penelitian ini menjelaskan banyak hal dalam fonetik bahasa Inggris seperti: definisi fonetik, perbandingan antara konsonan dan vokal.

Penelitian ini juga mencoba untuk memberikan beberapa informasi tentang produksi suara Arab, deskripsi konsonan Arab dan deskripsi vokal Arab.

Selain penjelasan sound system sound system bahasa Inggris dan Arab; memberikan perbandingan antara mereka dianggap sebagai tujuan yang sangat penting. Kita menemukan dalam bab tiga banyak kesamaan dan perbedaan antara dua sistem. Ada konsonan umum, konsonan terbatas pada bahasa Inggris, konsonan terbatas pada Arab, vokal umum, vokal terbatas pada bahasa Inggris, dan vokal terbatas pada bahasa Arab.

Singkatnya, penelitian ini mencoba untuk membandingkan antara fonetik Arab dan Inggris fonetik dengan memberikan beberapa penjelasan tentang konsonan dan vokal bahasa Inggris.
Setiap bahasa memiliki sistem sendiri fonetik, tetapi dalam penelitian ini kita membandingkan antara dua sistem yang sistem suara sound system bahasa Arab dan bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tiga hal, Pertama, sistem suara bahasa Inggris. Selanjutnya, sistem suara Arab. Akhirnya, perbandingan antara kedua sistem. Semua tujuan ini mengacu pada satu tujuan dasar yang adalah untuk mengakomodasi satu bahasa kepada mereka yang belajar bahasa Inggris atau bahasa Arab sebagai bahasa kedua dengan pengucapan yang benar dari suara.

Dalam bahasa Inggris fonetik kita menjelaskan konsonan berdasarkan tiga kriteria yang tempat artikulasi, cara artikulasi dan menyuarakan. Menurut tempat artikulasi, konsonan bahasa Inggris dibagi menjadi delapan kelompok yaitu: bilabials, labio-dentals, dentals, alveolars, platao-alveolars, palatal, velars dan glottals. Namun menurut cara artikulasi bunyi bahasa Inggris dibagi menjadi enam kelompok yaitu: berhenti, frikatif, affricates, nasal, lateral dan aproksiman.


Suara vokal Inggris dijelaskan sesuai dengan tiga kriteria yaitu: frontness - pembulatan - backness, kedekatan - keterbukaan, dan bibir.

Sebaliknya, dalam bahasa Arab fonetik kita menjelaskan suara sesuai dengan sepuluh kriteria yaitu: bilabials, dentals labio, alveolars, terkedik, palatal, velars, uvulars, pharyngals dan glottals. Setiap kelompok memiliki banyak karakteristik seperti jauh, lembut, whishpered, diperbesar, halus, merdu, hidung, melengkung, dan getar.

Vokal Arab hanya delapan yang adalah: a فتحة, aa الألف, u الضمة, uu الواو, saya الكسرة, ii الياء, ai أي, dan au أو.

Ada beberapa persamaan dan perbedaan antara dua sistem, kita memiliki delapan belas konsonan umum dalam bahasa Inggris dan Arab seperti / b /, / t /, / d /, / k /, / s /, / j /, / f / , / z /, / s /, / h /, / l /, / m /, / n /, / w /, / r /, / /, / /, dan / y /. Ada sepuluh konsonan dibatasi untuk seperti bahasa Arab sebagai / T / / ط /, / q / / ق /, /? / / ء /, / D / / ض /, / S / / ص /, / H / / ح / , / X / / خ /, / D / / ظ /, / G / / غ /, dan / 9 / / ع / dan ada konsonan dibatasi untuk Inggris seperti / p /, / g /, / c /, / v /, / / ​​dan / z /.

Dalam bahasa Arab ada delapan fonetik vokal tiga dari mereka yang umum untuk kedua Bahasa Inggris dan Arab seperti / i, a, u /. Empat dari mereka yang dibatasi untuk Inggris seperti / e, æ, i, ə /. Hanya satu vokal dibatasi ke Arab yang merupakan / a: /.

Fonetik dan Bidang Kajiannya


Fonetik merupakan bidang kajian ilmu pengetahuan (science) yang menelaah bagaimana manusia menghasilkan bunyi-bunyi bahasa dalam ujaran, menelaah gelombang-gelombang bunyi bahasa yang dikeluarkan, dan bagaimana alat pendengaran manusia menerima bunyi-bunyi bahasa untuk dianalisis oleh otak manusia (O’Connor, 1982: 10-11), (Ladefoged, 1982: 1). Menurut Gorys Keraf (1978), fonetik adalah ilmu yang menyelidiki dan menganalisa bunyi-bunyi ujaran yang dipakai dalam tutur, serta mempelajari bagaimana menghasilkan bunyi-bunyi dengan alat ucap manusia.
Menurut Clark dan Yallop (1990), fonetik merupakan bidang yang berkaitan erat dengan kajian bagaimana cara manusia berbahasa serta mendengar dan memproses ujaran yang diterima. Lebih lanjut, fonetik ini sangat berguna untuk tujuan-tujuan seperti pengajaran diksi, penguasaan ujaran bunyi-bunyi bahasa asing, perbaikan kualitas bertutur bagi mereka yang menghadapi masalah kurang daya pendengarannya.

Ilmu Bahasa (Linguistik)


 Dalam berbagai kamus umum, linguistik didefinisikan sebagai ‘ilmu bahasa’ atau ‘studi ilmiah mengenai bahasa’ (Matthews 1997). Dalam The New Oxford Dictionary of English (2003), linguistik didefinisikan sebagai berikut:
The scientific study of language and its structure, including the study of grammar, syntax, and phonetics. Specific branches of linguistics include sociolinguistics, dialectology, psycholinguistics, computational linguistics, comparative linguistics, and structural linguistics.”
Program studi Ilmu Bahasa mulai jenjang S1 sampai S3, bahkan sampai post-doctoral program telah banyak ditawarkan di universitas terkemuka, seperti  University of California in Los Angeles (UCLA), Harvard University, Massachusett Institute of Technology (MIT), University of Edinburgh, dan Oxford University. Di Indonesia, paling tidak ada dua universitas yang membuka program S1 sampai S3 untuk ilmu bahasa, yaitu Universitas Indonesia dan Universitas Katolik Atma Jaya.

Video for IPA

Phonetics is concerned with how sounds are produced, transmitted and perceived.
 To make the material clear, you can download the materials related to how the sounds produced.
the followings are the materials I mean.
The video IPA for vowels can be seen here
The video IPA for consonant can be seen here
The video IPA for diphthongs can be seen in this link

Exercise in producing the sound

Selasa, Maret 27, 2012

Fonetik dan Fonologi Bahasa Inggris: Sebuah Tinjauan

Sebuah ungkapan menarik dicetuskan oleh April Mc Mahon dalam pendahuluan buku Introduction of English Phonology, bahwa seyogyanya manusia lebih pantas disebut dengan istilah homo loquens (makhluk yang berbicara) daripada nama ilmiah homo sapiens (makhluk yang berfikir) yang sudah populer. Hal ini dikarenakan karena banyak spesies memiliki sistem isyarat berlandaskan bunyi atau suara dan dapat berkomunikasi dengan anggota lainnya semisal isyarat bunyi tentang bahaya dan makanan. Manusia sendiri juga menggunakan bunyi sebagai isyarat linguistik dan kemampuannya jauh lebih berkembang. Struktur organ suara manusia sanggup menghasilkan beragam bunyi dengan cara yang beragam pula. Salah satu keunikannya yang bisa dilihat adalah antarbahasa memiliki sejumlah bunyi yang berbeda dan ada kecenderungan untuk lebih banyak atau lebih sedikit dari bahasa lainnya.

ENGLISH PHONETICS AND PHONOLOGY (GLOSARY)

LITTLE ENCYCLOPAEDIA OF PHONETICS can be checked here

FONETIK DAN ALAT UCAP

A.    Fonetik
Masalah yang pertama kali dihadapi oleh sesorang dalam mempelajari bahasa lisan, terutama bahasa asing, ialah masalah ucapannya. Sebelum mempelajari makna berbagai kata dan tata bahasa yang akan dihadapinya, terlebih dahulu ia harus mengenali bunyi-bunyi yang digunakan di dalamnya.
Seperti apa yang telah dikemukakan pada bahasan sebelumnya Fonetik, yaitu bagian fonologi yang mempelajari cara menghasilkan bunyi bahasa atau bagaimana suate bunyi bahasa diproduksi oleh alat ucap manusia. Fonetik mengacu pada artikulasi bunyi bahasa. Para ahli fonetik telah berhasil menentukan cara artikulasi dari berbagai bunyi bahasa dan membuat abjad fonetik internasional sehingga memudahkan seseorang untuk mempelajari dan mengucapkan bunyi yang tidak ada dalam bahasa ibunya. Misalnya dalam bahasa Inggris ada perbedaan yang nyata antara bunyi tin dan thin, dan antara they dan day, sedangkan dalam bahasa Indonesia tidak. Dengan mempelajari fonetik, orang Indonesia akan dapat mengucapkan kedua bunyi tersebut dengan tepat.
Fonetik adalah suatu cabang ilmu bahasa (linguistik) yang mempelajari bunyi bahasa secara eksklusif. Secara rinci dapat dikatakan bahwa fonetik adalah ilmu yang merekam dan menganalisis berbagai bunyi dan elemen-elemen bahasa serta penggunaan dan distribusinya di dalam kalimat-kalimat yang bersangkutan. Di dalam penggunaan bahasa lisan hampir selalu ada dua pihak yakni pembicara dan pendengar. Pihak pertama memproduksi bunyi-bunyi bahasa, sedangkan pihak kedua menerima dan memahaminya. Dengan demikian, kita tahu bahwa dalam fonetika terdapat dua aspek penting yakni aspek akustik dan aspek fisiologis atau artikulatoris. Aspek yang pertama mempelajari struktur lahir bunyi yang digunakan serta cara telinga mereaksi terhadap bunyi-bunyi tersebut. Aspek lainnya mempelajari mekanisme yang mempunyai peranan dalam memproduksi bunyi-bunyi itu serta bagaimana memproduksinya.